Kamis, 08 Februari 2018

ANALISA SHORT JALUR 19 VOLT LAPTOP

ANALISA SHORT JALUR 19 VOLT LAPTOP





LANGSUNG SAJA.... PADA PERMASALAHAN...


Kasus Short Pada Laptop Seperti Ini Banyak Kita Jumpai Pada Laptop Yang Mati Total.
Ciri-Ciri Yang Paling Menonjol Dari Kasus Short Pada Laptop Ini Adalah Sbb :


1. Ketika Adaptor Dicolok, Indikator Lampu Adaptor Langsung Mati / Redup
2. Ketika Tombol Power Ditekan Tegangan Langsung Drop Dan Laptop Gagal Switch
3. Setelah Tombol Power Ditekan Laptop Menyela Beberapa Detik Kemudian Langsung Mati, Dll

LANTAS BAGAIMANA CARA MENGANALISA LETAK KERUSAKANNYA...


Tentunya Kita Harus Membongkar Seluruh Sparepart Dan Casing Laptop Tersebut Hingga Tinggal Unit Motherboardnya Saja, Untuk Alat Deteksi Anda Bisa Menggunakan Multimeter Digital Yang Disertai Fitur BUZZER.

Kenapa Kok Menggunakan Buzzer, Bukankah Seharusnya Dicek Tegangan / Voltasenya ?

Perlu Anda Ketahui, Khusus dalam Menganalisa Kasus Short Adaptor Tidak Akan Berfungsi, Karena Dalam Kondisi Ini Nilai Tegangan 0V Akibat Dari Komponen Maupun Jalur Yang Mengalami Hubung Singkat. Jadi Disini Peranan Buzzer Sangat Diperlukan.

Umumnya Kasus Short Dengan Ciri-Ciri Yang Telah Kami Sebut Diatas Banyak Terjadi Pada Jalur 19V. Baik Pada Instalasi Jalur Utama, Maupun Pada Bebannya.

Dalam Hal Ini Kami Akan Mencoba Menunjukkan Bagaimana Cara Mengetahui apakah Short Tersebut Terjadi Pada Instalasi Jalur Utama Ataukah Short Terjadi Pada Beban.

Pertama Atur Knop Multimeter Pada Posisi BUZZ, Seperti Pada Gambar Berikut


Selanjutnya Perhatikan Komponen Pada Motherboard Yang Saya Lingkari Tersebut, Anda Bisa Menemukannya Dijalur depan Dekat Konektor Carger.



Jika Didalam Skema Anda Bisa Melihat Simbol Dari Komponen Tersebut Seperti Pada Gambar Berikut :



Kompomponen Tersebut Yang Saya Lingkari Warna Hijau Adalah Mosfet P-Chanel. Berfungsi Sebagai Saklar Otomatis Yang Dikendalikan Oleh Sircuit Control (PWM).

Idealnya Jika Tegangan 19V Ini Lolos Maka Akan Menjadi Sumber Tegangan Utama Bagi beban, Umunya Disebut Dengan Istilah (B+), Pada Sebagian Laptop Biasanya B+ ditandai Dengan Dipasangnya Sebuah Jumper Seperti Yang Kami Tandai Warna Merah. Jumper Tersebut Berfungsi Untuk Memisahkan Antara Rangkaian Instalasi Utama 19V Dengan Beban. Jika Jumper Tersebut Diangkat Maka Hubungan Antara Beban Dengan Rangkaian Power Utama Terputus, Melalui Jumper Tersebut Anda bisa Melakukan Pengukuran/Buzzer.

Akan Tetapi Masalahnya Tidak Semua Motherboard Difasilitasi Dengan Jumper Tersebut, Maka dari Itu Jika Motherboard Anda Tidak Disertai Jumper Seperti Yang Saya Contohkan Diatas Anda Bisa Mengangkat Salah Satu Komponen Mosfet P-Chanel Seperti Yang Saya Lingkari Warna Merah Pada gambar Berikut :


Secara Otomatis Sekarang Rangkaian Power Utama Dengan Beban Sudah Terputus / Tidak Terhubung. Langkah Selanjutnya Lakukan Buzzer Dengan Cara Meletakkan Probe Hitam / Negatif Multimeter Pada Ground (Lubang Baut) Dan Probe Merah / Positf Pada Jalur Kaki Mosfet Yang Terhubung Ke Jalur Power Utama, Dengarkan Apakah Terdengar Suara BUZZ Atau Tidak, Buzz Ditandai Dengan Suara Beep Panjang Pada Multimeter.


Letak Pengukurannya Seperti Gambar Berikut :


Keterangan Pin Out Mosfet P-Chanel Sbb :

Kaki No 1,2,3 (Source)
Kaki No 4 (Gate)
Kaki No 5,6,7,8 (Drain)


Lakukan Juga Cara Pengukuran Yang Sama Pada Jalur Yang Terhubung Ke Beban seperti Gambar Berikut :



Dari Hasil Buzzer Disini Bisa Disimpulkan Jika Buzzer Terjadi Pada Jalur Yang Terhubung Ke Power Utama, Berarti Permasalahan Short Ini Terjadi Pada Jalur Power Utama Tersebut. Begitupun Sebaliknya Jika Buzz Terjadi Pada Jalur Yang Terhubung Ke Beban.

Setelah Anda Mengetahui Lokasi Dari Titik Permasalahan Atas Kasus Short Tersebut Anda Tinggal Meng-ekskusi Komponen-Komponen Yang Berpotensi Short Pada Jalur Tersebut. Biasanya Komponen Yang Paling Berpotensi Terjadi Short Adalah Komponen Kapasitor seperti Gambar Berikut




Demikian Sedikit Artikel Yang Dapat Saya Bagikan Kiranya Dapat Menambah Pengetahuan, Akhir Kata Semoga Menjadi Ilmu Yang Bermanfaat.





0 komentar:

Posting Komentar